Home Sosial Produksi Air Padang Tersendat Pascabencana, Perumda Kerahkan Armada Tangki untuk Penuhi Kebutuhan Warga

Produksi Air Padang Tersendat Pascabencana, Perumda Kerahkan Armada Tangki untuk Penuhi Kebutuhan Warga

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang memaparkan kondisi terkini layanan air bersih setelah bencana yang melanda beberapa hari terakhir menyebabkan gangguan serius pada sistem produksi. Kualitas air baku yang tercampur lumpur membuat kapasitas produksi turun drastis dan memengaruhi distribusi ke pelanggan.

Direktur Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan produksi saat ini hanya mampu mencapai 1.200 liter per detik, jauh di bawah kapasitas normal 1.800 liter per detik. Penurunan ini dipicu kerusakan pada sejumlah intek utama serta tingginya kadar lumpur pada sumber air baku.

Perumda mencatat ada tujuh intek yang terdampak. Dari jumlah tersebut, lima intek telah ditangani secara darurat, sehingga sebagian suplai air mulai kembali mengalir.

Dua intek lainnya—Intek Palukahan (300 L/detik) dan Intek Pompa Latung (200 L/detik)—masih menunggu peralatan teknis yang dikirim dari Jakarta. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam 10–15 hari ke depan.

Layanan Baru Pulih 60 Persen

Hendra menyebut cakupan layanan air bersih saat ini telah kembali mencapai 60 persen, dan diperkirakan meningkat menjadi 70 persen setelah seluruh perbaikan darurat intek selesai.

Namun beberapa wilayah masih mengalami suplai tidak stabil karena produksi belum kembali ke level optimal dan jaringan distribusi masih dalam proses penyesuaian.

Untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, Perumda mengoperasikan 15 unit mobil tangki yang ditempatkan di sejumlah titik prioritas. Layanan ini difokuskan untuk rumah sakit, fasilitas umum, serta wilayah utara Kota Padang seperti Air Tawar, Siteba, Lubuk Minturun, Tabing, Lubuk Buaya, Singgalang dan Mega Permai.

Baca Juga:   Pastikan Pasokan Air Aman Saat Ramadan dan Lebaran, Dirut Perumda Air Minum Padang Tinjau Instalasi Pengolahan Air

“Seluruh tim teknis masih bekerja di lapangan untuk mempercepat proses perbaikan. Kami berharap produksi air bisa kembali normal sesegera mungkin. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan memanfaatkan layanan mobil tangki yang tersedia,” ujar Hendra.***

Berita Terkait