Sekitar 35 Ribu Orang Masuk Bali dalam Dua Hari

Denpasar (Paradiso) – Himbauan untuk social distance ternyata belum sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan membludaknya orang yang datang ke Bali periode 17-18 Maret 2020. Ketua Satgas Penanggulangan Corona Provinsi Bali Dewa Made Indera melaporkan, dalam dua hari terakhir ada 35.967 orang yang masuk ke Bali. Rinciannya adalah terminal domestik Bandara Ngurah Rai sebanyak 15.402 orang. Terminal kedatangan internasional Ngurah Rai sebanyak 16.182 orang. Melalui Pelabuhan Benoa sebanyak 3529 orang. Melalui Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 647 orang dan melalui Pelabuhan Padangbai Karangasem sebanyak 208 orang.

Menurut Dewa Indra, Pemprov Bali tidak bisa atau tidak memiliki kewenangan untuk melarang orang datang ke Bali walau dalam masa wabah Corona seperti sekarang ini. Kecuali hal itu merupakan kebijakan pusat. “Hanya saja kami harus filter. Petugas akan periksa semua saat di pintu gerbang Bali. Yang diperiksa adalah kesehatannya, terutama suhu badannya. Juga wajib cuci tangan sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali,” ujarnya di Denpasar, Rabu (18/3). Selain pemeriksaan kesehatan di pintu gerbang, juga selama berada di Bali mereka akan dipantau secara ketat. Tujuannya untuk mengikuti perkembangan kesehatan selama berada di Bali. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga Bali tetap aman dari Corona.

Sementara itu jumlah pasien dalam pengawasan di Bali adalah 78 orang. Jumlah ini semua samplenya sudah dikirim ke pusat. Ada 60 orang yang sampelnya sudah keluar yakni 1 orang positif yang sudah meninggal itu dan yang lainnya yakni sebanyak 59 orang hasilnya negatif dan sudah keluar dari rumah sakit. Sementara sisanya sebanyak 18 orang belum keluar hasil lab dan kini masih diisolasi di rumah sakit. “Sampai hari ini Bali masih dinyatakan negatif. Kecuali satu orang positif namun sudah meninggal. Itu pun merupakan kasus impor dan disertai dengan penyakit bawaan lainnya,” ujarnya. (*)

Igo Kleden

I am journalist...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *