Home ekraft WTN Travel Summit 2023 Akan Dilaksanakan di Renaissance Resort dan Spa, Bali

WTN Travel Summit 2023 Akan Dilaksanakan di Renaissance Resort dan Spa, Bali

by Igo Kleden

BALI|PARADISO INDONESIA – Meski masih di tahun 2022, sejumlah stakeholder pariwisata Bali, Indonesia dan dunia telah menggagas kegiatan pariwisata yang akan dilaksanakan di Tahun 2023. Hal itu terungkap dalam konperensi pers yang diselenggarakan oleh World Tourism Network (WTN) Indonesia di Renaissance Resort dan Spa, Bali pada Kamis (3/11).

Hadir pada konperensi pers secara offline tersebut Ketua Bali Tourism Board, Ida Bagus Agung Partha Adnyanya, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali, Trisno Nugroho, Chairwoman WTN Indonesia Chapter,  Budi Mudi Astuti, General Manager Renaissance Resort & Spa Bali, Martin Ehlers serta Director of Sales & Marketing Renaissance Resort & Spa,  Augustina Tandun dan dipandu oleh Yoke Darmawan.

Dalam konperensi pers tersebut terungkap rencana pelakasanaan World Tourism Network (WTN) Travel Summit untuk pertama kalinya yang akan diadakan pada  6-8 Februari 2023 di Renaissance Resort & Spa Uluwatu Bali, Indonesia secara online dan offline.

(Kanan ke kiri) – Ketua Bali Tourism Board, Ida Bagus Agung Partha Adnyanya, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali, Trisno Nugroho, Yoke Darmawan dan Chairwoman WTN Indonesia Chapter,  Budi Mudi Astuti. FOTO – IST.

Menurut Mudi Astuti, Konferensi Tingkat Tinggi ini bertujuan  menyatukan Pariwisata Global untuk Perdamaian & Kesejahteraan serta  membawa Pariwisata Indonesia sebagai wadah menuju masa depan yang lebih baik.

Seperti diketahui, WTN Indonesia dibentuk sebagai bagian dari jaringan internasional oleh para ahli yang berbasis di Honolulu, Hawaii – USA. WTN adalah jaringan pemangku kepentingan dan pakar pariwisata di 128 negara, mempunyai misi menciptakan kebangkitan pariwisata dengan memfasilitasi jaringan bisnis pariwisata global,  memantau dampak sosial, ekonomi, dan ekologi pariwisata dengan menunjukkan Indonesia sebagai model untuk pariwisata yang aman dan terjamin.

Baca Juga:   Gelar NTT Sales Mission di Bali, Peserta Membludak 

WTN Global dikenal sebagai Jaringan Pariwisata Dunia yang mengadvokasi Usaha Mikro Kecil Menengah. WTN menyediakan wadah bagi industri swasta untuk menghasilkan pendapatan dan lapangan kerja juga menciptakan jembatan antara UMKM, anggota industri besar dan sektor publik.  Hal ini juga merupakan peluang yang sangat baik bagi para pemangku kepentingan di Indonesia untuk menjadi tuan rumah dan sekaligus menghasilkan bisnis baru.

Destinasi dan UMKM dari seluruh dunia diundang untuk menjadi bagian dari diskusi pada acara ini. Dr. Peter Tarlow, seorang pakar keselamatan dan keamanan pariwisata internasional, direncanakan akan membagikan pengetahuan dan pengalamanannya yang berguna untuk pekentingan badan pariwisata, event organizer, hotel dan berbagai bisnis wisata lainnya.

Lebih lanjut WTN  menurut Mudi Astuti, mengakui pentingnya pariwisata berkelanjutan demi kemanusiaan,  memuji peran penting Indonesia sebagai tuan rumah G20 tahun 2022 dalam mencapai kemakmuran dan peran penting yang dimiliki oleh sektor pariwisata.

Sementara   Ketua Bali Tourism Board, Ida Bagus Agung Partha Adnyanya mengatakan penting adanya kolaborasi bersama untuk memajukan Bali sebagai destinasi pariwisata bermutu yang dapat memberikan impact kepada seluruh masyarakat Bali khususnya dengan memberdayakan SDM dan UMKM untuk meningkatan perekonomian Bali.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Bank Indonesia, Perwakilan Bali Trisno Nugroho. Trisno mengakui bahwa perekomonian Bali sekarang mulai bergeliat menuju ke arah yang lebih baik. G20 ini diharapkan dapat membantu Bali dan menjadi moment kebangkitan pariwisata Bali dan Indonesia.

Baca Juga:   Nikmati “Healthy Food” di FRii Bali Echo Beach

Sementara GM Renaissance Resot & Spa Bali, Martin Ehlers mengaku sangat siap bila hotelnya menjadi venue pelaksanaan WTN Travel Summit. Dengan kapasitas ball room dan sejumlah ruang meeting yang memadai serta kesiapan para stafnya, Martin  yakin kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Pebruari 2023 ini akan sukses.

Dalam konperensi pers ini juga hadir secara online  Juergen Steinmetz, dari WTN Global juga Levi Lantu sebagai CEO dari Bali Convention Exhibiton Bureau.

Acara ini diharapkan menghadirkan  200 pembeli dari sektor terkemuka, influencer pariwisata, para ahli di bidang keamanan dan keselamatan, perhotelan, penerbangan secara global juga didukung oleh Kementerian Kelautan dan Investasi Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Perhubungan.

Mudi Astuti juga melanjutkan ini adalah komitmen kami untuk turut serta membangun pariwisata Indonesia.

“Ini adalah komitmen kami untuk fokus pada apa yang baru di kancah global dan menggunakan KTT ini sebagai wadah pembelajaran dan berbagi untuk Pariwisata Medis dan Usaha Kecil Menengah. Juga  membawa para ahli dan jaringan global adalah cara untuk meraih kesempatan bersaing sebagai destinasi dan potensi negara,” papar  Muddi Astuti soal KTT ini.

Berbagai kegiatan direncanakan akan dilaksanakan mulai dari pameran dagang pariwisata, seminar, networking, investasi hingga membentuk deklarasi. Dilanjutkan dengan post tour bagi para buyers untuk mempromosikan tren baru di Bali, Kupang – Labuan Bajo, Makasar – Toraja, Lombok – Mandalika, Manado – Likupang  sebagai destinasi prioritas Indonesia. ***go

Baca Juga:   Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata Politeknik Negeri Bali Gelar Seminar 'Green Tourism'

Berita Terkait