Home EkoBis Arsjad Rasjid: KADIN Indonesia Siapkan 3 Program Utama Menuju Indonesia Emas

Arsjad Rasjid: KADIN Indonesia Siapkan 3 Program Utama Menuju Indonesia Emas

by Igo Kleden
BALI|PARADISO.CO.ID – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia tengah menyelenggarakan Rapimnas di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua sejak 3 Desember 2021. Berbagai isu tentang pemulihan ekonomi dibahas dalam Rapinmas kali ini. Presiden Jokowi pun hadir dalam event kali ini, sekaligus memgharapkan KADIN dapat berperan lebih aktif dalam pemulihan ekonomi Indonesia.
“Saya hitung dan saya cek tadi, ada 10 menteri yang hadir dalam rapimnas KADIN kali ini. Itu menunjukkan bahwa betapa pentingnya KADIN di mata pemerintah. Karena itu mari berkontribusi dalam membangun dan memulihkan ekonomi bangsa yang lagi sedang diterpa berbagai tantangan di era pandemi covid19 ini,” kata Jokowi saat membuka acara Rapimnas.
Ketua KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid menyambut baik harapan Presiden Jokowi.  Bahkan KADIN Indonesia  telah menyiapkan Road Map To Indonesia 2045 dengan menguatkan tiga program utama.

Adapun road map itu di antaranya, pertama mendukung percepatan investasi seperti spirit UU Cipta Kerja, kedua membangun ekonomi daerah dan ketiga menciptakan kewirausahaan serta penguatan SDM melalui vokasi.

“Kita ambil spirit dari UU Cipta Kerja. Spirit mempercepat dan permudah investasi, ada lapangan kerja bagi masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Lalu kuatkan ekonomi daerah,¬† tapi lihat potensi daerahnya. Ingat, ekonomi daerah kuat, ekonomi nasional akan kokoh,” ujar Arsjad Rasjid.

Selain itu, guna mengangkat perekonomian Indonesia, UMKM di Indonesia dinilai harus naik kelas. Menurut Arsjad dari informal menjadi formal sehingga bisa mengakses permodalan untuk menjadi lebih besar.

Baca Juga:   Indonesia Promosikan Keindahan Alam dan Budaya Indonesia Timur di F.re.e Munich 2020

“KADIN Indonesia mendorong program Ekonomi Kerakyatan yang mengedepankan kerja sama, kolaborasi menciptakan wirausaha sosial, peduli terhadap ekonomi negara, bangsa dan masyarakat. Itulah Ekonomi Pancasila yang bertujuan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Isu UMKM hingga ekonomi digital ini disebut juga akan dibawa ke ajang Presidensi G20. Hal ini dilakukan menuju 2045, di mana Indonesia diharap sudah bisa memiliki kekuatan ekonomi hijau dan bersih.

“Rapimnas ini juga KADIN Indonesia mendukung program pemerintah untuk mencapai target Net Zero di 2060. Saat ini, KADIN Indonesia sedang menyiapkan Net Zero bagi usahawan tingkat UMKM di bantu KADINDA. Ingat, di COP26 kemarin, Indonesia juga jadi leader dalam menginisiasi carbon trading yang perangkatnya sudah kita siapkan,” jelasnya. ***

Editor – Igo Kleden

Berita Terkait