Home Pendidikan Batch VI STPreneur Poltekpar Bali Berhasil Cetak 10 Team Bisnis Baru

Batch VI STPreneur Poltekpar Bali Berhasil Cetak 10 Team Bisnis Baru

by Igo Kleden

BALI|PARADISO.CO.ID – Batch VI STPreneur Poltekpar Bali telah usai. Usainya kegiatan ini ditandai dengan ritual Closing Ceremony Batch VI STPreneur Poltekpar Bali di Gedung MICE Widyatula pada Jumat, (26/11) lalu. Hadir kesepuluh tenant Batch VI yang lolos dalam proses mentoring, para panelis, para mentor, Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. I Ketut Surata, M.Sc, para dosen anggota konsorsium kewirausahaan serta  sejumlah mahasiswa – mahasiswi Poltekpar. Poltekpar Balipun berhasil mencetak 10 team bisnis baru yang siap merambah dunia usaha.

Kepala Unit Kewirausahaan Poltekpar Bali, I Putu Esa Widaharthana SE,.MSc dalam acara Closing Ceremony Batch VI STPreneur mengatakan secara umum program mentoring  tidak hanya memberi pengalaman dan ilmu bagi para tenant dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Namun di dalamnya terdapat nilai-nilai penting yaitu pembangunan karakter, sikap mental dan entrepreneurial leadership yang ditransformasi oleh para Mentor.

“Program mentoring ini tidak hanya memberikan pengalaman dan ilmu bagi para tenant dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Namun juga merupakan proses dalam membangun character building, sikap mental dan attitude berwirausaha yang ditranformasikan oleh para super mentor yang telah bersedia meluangkan waktu, pikiran dan pengalaman selama proses mentoring ini berjalan,”tegas Putu Esa.

Kepala Unit Kewirausahaan Poltekpar Bali, I Putu Esa Widaharthana SE,.MSc (ke-2 dari kanan) dengan salah satu tenant pemenang di acara Closing Ceremony Batch VI STPreneur Poltekpar Bali. FOTO – IST.

Lebih lanjut Esa menjelaskan kegiatan incubator bisnis telah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap semester. Sesuai dengan instruksi dari Kemenparekraf dalam pengembangan kewirausahaan yaitu agar dapat mencetak minimal 20 persen lulusan Poltekpar Bali sebagai wirausaha (job creator).

Baca Juga:   Tingkatkan SDM Bidang Divisi Kamar, Prodi MDK Poltekpar Bali Gelar Sosialisasi Bagi Masyarakat Desa Wisata Bedulu

“Kegiatan Inkubator bisnis kali ini merupakan kali keenam yang kami laksanakan. Kegiatan Batch VI ini kami mulai laksanakan pada bulan September 2021 dengan 12 sesi pertemuan. Tenant incubator bisnis Batch VI ini diseleksi melalui dua jalur yaitu melalui proposal business plan dan seleksi business mahasiswa yang telah berjalan. Proses seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai seleksi administrasi, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Workshop Design Thinking, dan kegiatan Bootcamp STPreneur yang telah dilaksanakan pada tgl 17-19 September 2021,”lanjut Esa.

Sementara peserta dalam kegiatan mentoring adalah mahasiswa Poltekpar Bali yang sebagian dari mereka juga berkolaborasi dengan mahasiswa di luar kampus Poltekpar Bali, seperti Universitas Brawijaya Malang, Universitas Atmajaya Yogyakarta, dan Universitas Multi Media Nusantara (UMN) Jakarta. Jumlah Tenant yang tampil adalah Sepuluh Tenant, diantaranya KKAMUS, Khatulistivva, Kukiku, Kompeni Kopi, Kaddo, Rose Ribbon, Livy Film, Rose Planner, Serangkai Bunga (Radhya Bouquet), dan NAD Coffee and Eatery

Sesuai dengan Perpres No 27 Tahun 2013 Tentang Pengembangan Inkubator Wirausaha bahwa pengembangan incubator wirausaha adalah bertujuan untuk: (1) menciptakan dan mengembangkan usaha baru yang mempunyai nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi; dan (2) mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya manusia terdidik dalam menggerakkan perekonomian dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Proses mentoring dilakukan secara daring dan luring di tengah semester ganjil. Sesuai dengan tema closing ceremony kali ini yaitu Start Small and Think Big diharapkan  setiap entrepreneur memiliki Mindset atau pola pikir yang kokoh dalam membangun bisnis dan usaha.

Baca Juga:   Kemendikbud Apresiasi Dukungan Kampus Kepada Mahasiswa Selama Lakukan Pembelajaran dari Rumah

Pada umumnya orang berpikir bahwa dalam membangun usaha itu hendaknya langsung besar. Namun nyatanya dalam membangun bisnis tidaklah langsung besar / massive. Trial and error adalah suatu proses yang pasti akan  dialami oleh entrepreneur dalam membangun usaha. Mulai dari langkah kecil hingga menghasilkan ribuan langkah ke depan. Bukankah 1000 kilometer dimulai dari 1 meter, tandas Esa.

Oleh karena itu Esa  berharap perjalanan yang telah dilalui selama ini dapat menggugah dan memberi motivasi, inspirasi, dan spirit bagi mahasiswa lainnya sehingga tergerak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masa depan.

Sementara Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. I Ketut Surata, M.Sc, yang mewakili Direktur Poltekpar Bali dalam acara Closing Ceremony Batch VI STPreneur mengapresiasi kegiatan yang digagas unit kewirausahaan ini dan berjanji akan terus mendukung agar kegiatan ini terus dilaksanakan.

“Kita apresiasi dan kita  dukung agar kegiatan ini terus dilaksanakan tiap tahun. Mahasiswa – mahasiswi Poltekpar harus mampu menciptakan lapangan kerja baik bagi dirinya sendiri maupun bagi masyarakat di sekitarnya. Itulah yang kita (Poltekpar Bali-red.) harapkan dari para lulusan Poltekpar Bali. Semoga  usaha bisnis yang sudah mulai dirintis ini dapat berkembang ke depannya,” papar Ketut Surata.

Akhirnya disampaikan juga ucapan terimakasih kepada para pihak yang terlibat dalam suksesnya acara Batch VI STPreneur diantaranya  para panelist: Gde Brawiswara Putra,  Ayu Satya dan Hendika Permana. Sementara para mentor, diantaranya : Arnantyo Naresworo, Founder International Hotel Management School (IHMS) dan Naresy International Education Counsultant (NIEC), Aryo Indarto, Founder Whale and Co Seminyak, Bali, Budi Darmawan, CEO dan Founder Micepedia, Deny Gunawan, Owner Representative Amore Proprietary Limited (Pty Ltd), I Gusti Ngurah Wira Sedana, SE., MM., CFP (Certified Financial Planner) Financepreneur & Wealth Manager, Ayu Linggih, Kristisawan Hendro Ciputro dan Oka Raka Diraka.

Baca Juga:   Kemendikbud Buka Program Studi S-2 Terapan di Empat Politeknik

“Terimakasih karena sudah meluangkan waktunya membimbing dan membagi ilmu dan pengalamannya menjadi panelis dan mentor bagi mahasiswa kami. Tanpa kontribusi dari Mentor, kami yakin kegiatan incubator Batch VI stpreneur tidak akan berjalan sesuai harapan kami,”demikian Putu Esa mengakhiri pembicaraannya. ***

Editor – Igo Kleden

Berita Terkait