Buruh TKBM Benoa Harapkan Gubernur Bali Isinkan Kapal Penumpang Beroperasi Kembali

PARADISO.CO.ID|DENPASAR – TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) akhirnya buka suara juga dengan kondisi pandemi saat ini. Kegiatan bongkar muat selama beberapa bulan yang terhenti membuat para buruh memilih mengais rezeki di luar Pelabuhan Benoa. Mereka pun berharap agar pemerintah dalam hal ini Gubernur Provinsi Bali dapat mengizinkan kapal penumpang untuk beroperasi kembali di Pelabuhan Benoa.

Ketua TKBM, Nyoman Suendra menjelaskan bahwa dari Bulan Maret hingga saat ini tenaga kerja buruh pelabuhan tidak ada kegiatan bongkar muat, hal itu disebabkan tidak adanya kapal penumpang yang masuk di Pelabuhan Benoa,”jelasnya.

“Bagaimana mungkin kami dari TKBM ada kegiatan, satu kapal penumpang pun tidak bisa masuk pelabuhan karena ada larangan sejak pandemi Covid-19,”tandasnya

Ditambahkan pula, bahwa seharusnya Gubernur Provinsi Bali dapat mengizinkan kapal penumpang untuk beroperasi di Pelabuhan Benoa karena sudah ada beberapa pelabuhan di provinsi lain yang mengizinkan kapal penumpang beroperasi,”imbuhnya.

“Jika Gubernur mengizinkan kapal penumpang beroperasi di pelabuhan Benoa, maka kami buruh pelabuhan dapat melakukan kegiatan bongkar muat,”tegasnya.

Nyoman Suendra juga menjelaskan bahwa sebenarnya kegiatan bongkar di Pelabuhan Benoa hampir tidak ada pekerjaan lagi sejak kapal barang dialihkan ke Celukan Bawang Buleleng Singaraja beberapa tahun silam.

“Jadi sebenarnya buruh-buruh di Pelabuhan Benoa sudah lama tidak ada pekerjaan bongkar muat terhitung sejak dialihkan kapal-kapal yang muat barang dari pelabuhan Benoa ke pelabuhan Celukan Bawang,”tegasnya

Sementara dari jumlah 50 buruh yang tergabung dalam TKBM hanya beberapa buruh saja yang masih berkegiatan bongkar muat kontainer saat ini, namun volume kegiatan bongkar muat tersebut menurun drastis, dari volume 200 kontainer menurun hingga 50 kontainer yang dikerjakan para buruh pelabuhan Benoa. ***

Penulis – Sonny|Editor – Igo Kleden

Igo Kleden

I am journalist...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *