Home News Gubernur Sumbar Resmikan Pengeboran Perdana Panas Bumi Bonjol, Tonggak Baru Energi Hijau di Ranah Minang

Gubernur Sumbar Resmikan Pengeboran Perdana Panas Bumi Bonjol, Tonggak Baru Energi Hijau di Ranah Minang

by Bali Paradiso
0 comment

Pasaman – Langkah besar menuju kemandirian energi dan komitmen lingkungan di Sumatera Barat resmi dimulai. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meresmikan pengeboran sumur perdana panas bumi BNJ-1 PSPE Bonjol milik PT Medco Power Indonesia, Kamis (11/9). Peresmian ditandai dengan dentuman gong sebagai simbol akselerasi pemanfaatan energi terbarukan di daerah tersebut.

Dalam pidatonya, Mahyeldi menegaskan visinya menjadikan Sumatera Barat sebagai “provinsi hijau”.

“Saat ini, kontribusi energi terbarukan kita sudah mencapai 30,9 persen. Angka ini akan terus kita tingkatkan melalui panas bumi, tenaga surya, dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH),” tegas Mahyeldi di hadapan Bupati Pasaman Welly Suhery, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Kementerian ESDM.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendukung proyek strategis ini. Menurutnya, pengelolaan yang baik akan menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial yang besar bagi warga.

Perwakilan Kementerian ESDM, Rizky Chandra Adrianto, turut menegaskan bahwa panas bumi menjadi tulang punggung pencapaian target bauran energi nasional sebesar 40 persen.

“Sumatera Barat memiliki potensi panas bumi hingga 1.600 MW, namun yang baru terpasang 85 MW di Solok Selatan. Proyek Bonjol ini akan menjadi lompatan penting untuk membuka potensi yang lebih besar,” jelas Rizky.

Bupati Pasaman Welly Suhery menyambut positif hadirnya proyek panas bumi Bonjol. Ia menilai kehadiran proyek ini bukan hanya sebagai sumber energi, melainkan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga:   Meraih 9 Penghargaan Dari 10 Katagori, Komitmen Sumatra Barat Jadi Pusat Industri Halal Tingkat Nasional 2024 Mulai Terwujud

“Proyek ini akan menciptakan lapangan kerja, transfer teknologi, dan pembangunan infrastruktur. Masyarakat Bonjol akan merasakan langsung manfaatnya,” ujarnya optimistis.

Sementara itu, Direktur Utama PT Medco Power Indonesia, Eka Satria, memastikan proyek berjalan dengan mengedepankan keselamatan kerja dan keharmonisan dengan masyarakat.

“Kami telah melibatkan ratusan pekerja lokal dan menyiapkan program sosial untuk masyarakat Pasaman Barat,” ungkapnya.

Dengan statusnya sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan pembangkit panas bumi Bonjol diharapkan tidak hanya menjadi sumber listrik, tetapi juga pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus tonggak baru transisi energi hijau di Sumatera Barat.***

Berita Terkait