Home Destinasi Makin Mantap Melangkah,  BBTF  2023 Bakal Hadirkan 350 Buyer dari 44 Negara

Makin Mantap Melangkah,  BBTF  2023 Bakal Hadirkan 350 Buyer dari 44 Negara

by Igo Kleden

BALI|PARADISO INDONESIA –  Event  tahunan  Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) akan segera diselenggarakan untuk ke-9 kalinya di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Bali pada 14 – 17 Juni 2023 mendatang.

Putu Winastra, Ketua Komite BBTF 2023 sekaligus Ketua DPD ASITA Bali. FOTO – IST.

Event yang dikemas sesuai standar internasional dan mengangkat tema kekinian yaitu “Reconnecting Quality and Sustainable Tourism”, serta direspon secara positif oleh berbagai stakeholder membuat BBTF boleh bangga dapat mempertahankan posisi sebagai market place di Indonesia.

Pertemuan bisnis ke bisnis ini didukung oleh baik swasta, publik, akademisi, pemerintah daerah hingga tingkat kementrian termasuk Kementrian Luar Negeri yang bergabung untuk pertama kalinya menghubungkan para operator atau buyer dunia ke Bali dan destinasi Indonesia.

“Saat ini terdapat 189 sellers yang telah registrasi dari target kita hingga bulan Juni sebanyak 250 sellers – bertemu bisnis dengan 350 buyer dari 44 negara untuk ramaikan acara trade show kebanggaan Indonesia ini,” ujar Putu Winastra, Ketua Komite BBTF 2023 sekaligus Ketua DPD ASITA Bali.

Dengan keberadaan para top ranking pengelola hotel seperti Marriott International group, Hyatt group, Archipelago group, Swiss-bell hotel dan operator peringkat tinggi lainnya sebagai seller, ini membuktikan rasa percaya pemain besar industri pariwisata untuk manfaat dan impak positif meraih potensi pasar lewat BBTF 2023.

Baca Juga:   SE Nomor 01/2021 Wajibkan Pelaku Usaha Hingga Fasum Laksanakan Prokes

Selain itu ada 12 pemerintah daerah, destinasi Indonesia seperti DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Makasar, Tana Toraja turut hadir. Mengacu pada respon registrasi buyers dunia lewat negara-negara dengan kontribusi besar dari Eropa, Timur Tengah, negara ASEAN, Australia, Amerika dan Asia secara keseluruhan membuat jajaran BBTF yang diinisiasi oleh ASITA Bali Chapter ini semakin mantap melangkah.

Pada pelaksanaan BBTF tahun ini, target transaksi diperkirakan mencapai IDR 6,770 triliun, meningkat 29,6 persen dibandingkan dengan pencapaian BBTF tahun 2022 sebesar 5,220 trliun.

“Kita miliki acara trade show bertaraf dunia di Indonesia yang diadakan oleh anak bangsa, menghemat devisa – jadi bukan kita berjualan ke luar negeri namun acara ini membuat pembeli datang ke Indonesia. Di indonesia saja, ” ungkap  Putu Winastra menambahkan.

Merespon permintaan pasar, tahun ini BBTF pun perkenalkan exhibitors (sellers) dengan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) dan pengembangan topik wisata kesehatan dengan mengangkat wellness serta medical tourism yang sedang hangat dibahas.

“Bali akan terus melakukan diversifikasi pertumbuhan ekonomi lewat pariwisata yang bukan hanya tergantung kepada jumlah kedatangan, namun juga quality tourism – oleh sebab itu perlunya akselerasi produk baru seperti wellness tourism, medical tourism, cruise tourism, serta MICE untuk lebih dikenal oleh para buyers.

Selain itu akan ada temu diskusi melihat pentingnya kontribusi travel agent dalam bisnis industri pariwisata ini serta perannya dalam mendorong kolaborasi dengan para stakeholders lain”, tambahan I Putu Winastra. ***igo

Baca Juga:   Re-aktivasi Pariwisata Bali untuk Wisman Perlu Sinergi Berbagai Pihak

Berita Terkait