Membela Klien, Menuntut Hak Asuh Anak, Ipung Menyurati Polda Bali dan Kementerian PPP

PARADISO.CO.ID I DENPASAR – Siti Sapurah yang akrab dipanggil Ipung menyurati Polda Bali dan Kementerian PPPA menuntut keadilan hak asuh anak kliennya seorang ibu berinisial APD.

Surat nomor : 634/XI/SS/III/2021/Dps.Bali dengan Perihal : Pengaduan Masyarakat dikirim ke Polda Bali tanggal 11 Maret 2021.

Dalam penjelasannya Ipung menceritakan alasan ia menyurati ke Polda Bali,  yang mana sebelumnya Ia telah melaporkan kasus ini ke Polresta Denpasar namun hingga saat ini tidak ada tanggapan oleh pihak Polresta, karena itu Ipung menindak lanjuti dengan menyurati masalah kliennya ke Polda Bali,”jelasnya

Awal persoalan ini ketika APD menikah dengan KAD, pernikahan itu dilakukan secara adat, dan kemudian memiliki seorang anak laki-laki yang sekarang berusia 1 tahun.

Tetapi,  selama berumah tangga APD kerap mendapat perlakuan kasar, dan tindakan kekerasan dari suaminya. Bahkan, suaminya pernah dipenjara pada tahun 2017 dalam kasus penganiayaan juga.

“APD sering dapat perlakuan kasar dari suaminya, bahkan hanya hal sepelepun APD kerap kali didorong dan dibenturkan kepalanya ke tembok,” tegas Ipung.

Ipung menambahkan selain mengalami kekerasan fisik, selama beberapa bulan, APD juga dilarang suaminya untuk bertemu dengan anak kandungnya sendiri. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polresta Denpasar, namun karena tidak ditanggapi secara serius oleh aparat hukum, maka APD lantas melaporkan kasus tersebut ke Polda Bali.

Dalam penjelasan selanjutnya Ipung menyebutkan pada saat itu, penyidik Unit PPA Polresta Denpasar menolak laporan APD, dengan alasan tidak ada hukum yang mengatur, karena anak tersebut lahir bukan dari perkawinan yang sah dan hanya adat,”pungkas Ipung

Karena ingin membela kliennya untuk mendapatkan keadilan, bukan hanya Ke Polresta Denpasar dan Polda Bali dilaporkan, tetapi persoalan ini ditindak lanjuti dengan mengirimkan surat yang ditujukan kepada Kapolri, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).***

Penulis – Bene I Editor – Sonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *