Home Sport Peraih Medali Emas PON Tiga Kali, Pino Bahari Berharap Atlit Tinju Bali Sukses Raih Emas di PON XX Papua

Peraih Medali Emas PON Tiga Kali, Pino Bahari Berharap Atlit Tinju Bali Sukses Raih Emas di PON XX Papua

by Igo Kleden

PAPUA, PARADISO.CO.ID  – Legenda Tinju nasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga adu jotos nasional maupun internasional Pino Bahari berharap pada PON XX ini muncul atlit  – atlit tinju berprestasi yang bisa diorbitkan ke kancah tinju professional.

Secara khusus Pino juga peraih 3 medali emas berturut – turut untuk Bali dari cabang olahraga tinju pada PON 1989,1993,1996 ini berharap agar atlit – atlit tinju dari Provinsi  Bali bisa mengukir prestasi di PON XX Papua dengan merebut medali emas.

Harapan Pino ini tidak berlebihan, sebab dirinya pernah menjadi idola dan harapan Bali dalam mendulang medali di berbagai event kejuaraan tinju amatir  baik nasional maupun international.

Dalam sejarah Pertina Bali, Pino bukanlah atlet kaleng-kaleng. Pino pernah mengharumkan nama Bali dengan raihan emas di PON 1989 saat turun di kelas 81kg, kemudian kembali meraih medali emas di PON 1993 saat turun di  kelas 81kg  dan pada PON 1996 Pino mendulang emas lagi untuk Bali di kelas 75kg. Sementara sang adik, Nemo Bahari  mengukir emas untuk Bali di PON 1996 saat turun di kelas 57kg.

“Semoga kontingen Bali dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya dari hasil di PON XIX 2016 lalu, “kata Pino.

Lebih lanjut Ketua Yayasan Pino Bahari Indonesia yang juga telah mencanangkan pelakasanaan event sport tourism Bali Boxing Day III pada Desember 2021 mendatang berharap semoga para petinju amatir Bali dapat berjuang maksimal untuk meraih prestasi tertinggi dan mempersembahkan medali emas bagi Provinsi Bali.

Pino yakin atlit Bali yang telah dipersiapkan oleh Pertina Bali akan mampu melakukan itu dan merebut medali emas buat Bali. “itu yang kita tunggu dan kita nantikan,” tambah Pino.

Harapan yang sama juga disampaikan salah satu pembawa api PON XX Papua ini kepada Pertina Pusat.

“Saya berharap melalui PON ini PERTINA Pusat dapat membina para juara PON sebagai aset nasional dalam memperkuat kontingen Indonesia pada gelaran multi event di SEA Games, Asian Games bahkan ke Olympic Games.

Siapa sih yang tidak kenal Pino Bahari atau keluarga alm Daniel Bahari. Pino Bahari adalah yang tertua dari Bahari Bersaudara, anak dari pelatih dan promotor tinju Daniel Bahari.

Pino Bahari adalah mantan petinju nasional  dan boleh dibilang salah satu legenda petinju nasional yang hingga saat ini masih aktif melatih tinju. Pino adalah peraih medali emas kelas menengah Asian Games 1990 di BeijingRepublik Rakyat Tiongkok dan peraih medali perak Sea Games XVIII di Chiang Mai serta segudang prestasi lainnya seperti sebagai Olympians Petinju yang lolos untuk mewakili kontingen ke Olympiade Atlanta USA 1996 di Kelas Menengah bersama Nemo Bahari yang saat itu berada di Kelas Bulu 57kg.

Sebagai pembina olahraga tinju,  Pino  merasa PON Papua sangat bagus untuk pembangunan di wilayah Papua dalam bidang olahraga prestasi, ekonomi  dan  pariwisata.

Bahkan dirinya terharu ketika ditunjuk sebagai salah satu atlit pembawa obor dalam kirab Api PON XX Papua.

“Saya merasa sangat bersyukur kepada Tuhan karena mendapatkan penghargaan berupa kehormatan untuk turut menyukseskan dan memeriahkan pesta olahraga multi event nasional terbesar sebagai salah seorang pembawa Obor pada Kirab Api PON XX Papua di klaster Biak Numfor, Papua,” urai Pino yang kini aktif melatih petinju muda di Yayasan Pino Bahari Indonesia.

Semoga PON di Papua ini dapat mempererat persatuan dan  kesatuan seluruh masyarakat Indonesia melalui olahraga sesuai dengan cita-cita  para bapak bangsa Indonesia untuk  menjaga keutuhan seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari banyak suku dengan berkompetisi secara sportif demi mencetak prestasi yang akan mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia, demikian Pino menutup pembicaraannya. ***

Editor – Igo Kleden

You may also like