Home News Program RBB dan Magenta Beri Peluang Generasi Muda Berkarya di BUMN

Program RBB dan Magenta Beri Peluang Generasi Muda Berkarya di BUMN

by Igo Kleden

SINGARAJA|PARADISO INDONESIA – Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, menjadi salah satu menteri yang berkinerja baik di masa pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua.  Erick telah melakukan berbagai transformasi di BUMN.

Salah satu transformasi yang dilakukan adalah dengan memberikan kesempatan yang luas bagi generasi muda untuk berkarir di BUMN. Hal ini dibuktikan dengan adanya program Rekrutmen Bersama BUMN (“RBB”) dan Magang Generasi Bertalenta BUMN (“Magenta”).

Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga dalam kegiatan BUMN Goes To Campus pada Kamis (09/02) lalu  di Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, yang merupakan salah satu universitas negeri terbaik di Provinsi Bali.

“Generasi muda ini mempunyai peran yang sangat penting bagi BUMN. Lihat saja sekarang, Pak Erick sudah memberikan peluang kepada millennial untuk menduduki jabatan strategis di BUMN”.

Arya menjelaskan bahwa program RBB dan Magenta juga merupakan salah satu peluang bagi generasi muda untuk dapat berkontribusi di BUMN.

“Kunci keberhasilan itu soft skill harus diasah, seperti memperluas networking, memperbanyak pengalaman, dan melakukan manajemen waktu. Kalian bisa asah soft skill kalian melalui program Magenta BUMN ini misalnya”, tambah Arya.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Vice President of Business Development MDI Ventures, Alvin Evander. “Selain soft skill, kita perlu percaya terhadap kemampuan diri sendiri dan integritas dalam bekerja juga merupakan hal yang penting untuk dapat meraih kesuksesan”, jelas Alvin.

Baca Juga:   Hakim PN Denpasar Kabulkan Praperadilan Notaris Eddy Nyoman Winarta

Hal ini didukung oleh Koordinator Bidang 2 Forum Human Capital Indonesia, Rini. Ia menyatakan bahwa kunci kesuksesan terdapat pada kepercayaan diri masing-masing.

Sebagai penutup, General Manager Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan menambahkan “Agar bisa sukses, generasi muda harus mau berusaha. Kompetisi semakin ketat, setiap individu harus siap bersaing. Yang tidak dapat bersaing maka akan kalah”, tegas Handy.

Selain diskusi dan sharing session juga terdapat 10 booth edukasi dari 10 perusahaan BUMN yaitu ASDP, BULOG, PELNI, HIN, IHC, BSI, Surveyor Indonesia, ITDC, BRI, dan AP I. Di booth tersebut terdapat informasi profil perusahaan dan juga membuka kesempatan magang bagi mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha.***igo

Berita Terkait