Sensasi Pedas Nasi Tempong Banyuwangi

Banyuwangi (Paradiso) – Bagi Anda pecinta makanan pedas. Sego Tempong atau nasi Tempong Banyuwangi merupakan makanan yang wajib Anda coba. Makanan khas Banyuwangi ini disuguhkan dengan cita rasa pedas. Tak heran jika dinamakan tempong. Karena saking pedasnya, pipi bagaikan ditempong (bahasa osing-Banyuwangi) atau ditampar. Akan tetapi tamparan sego tempong akan membuat Anda ketagihan dan ingin tetap melahap atau memakan habis nasi tempong .

Untuk mencari nasi tempong di Banyuwangi tidaklah sulit. Karena nasi tempong bagaikan makanan pokok orang Banyuwangi. Jadi hampir di seluruh sudut kota bisa ditemui. Akan tetapi yang paling terkenal adalah warung mbok wah di jalan Hayam Wuruk di kota Banyuwangi. Warung ini sudah ada sejak 25 tahun yang lalu.

Dimasa pandemi corona covid-19 ini Anda tidak perlu cemas, karena di warung ini telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pengunjung dites suhu tubuh dan diwajibkan memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk area warung. Tempat duduk juga diberi jarak agar tidak ada interaksi dengan sebelah. Semua karyawan yang masuk dipastikan kesehatannya, dengan cek suhu tubuh dan menggunakan masker dan pelindung wajah. Tempat cuci tangan dan hand sanitizer juga disiapkan di setiap area rumah makan.

Bahan utama Sego Tempong adalah Kumpulan sayur yang telah direbus, lauk pauk yang di campur dengan sambel yang pedas. Racikan cabai segar dan terasi giling, serta penyedap lain seolah menghipnotis pecinta makanan pedas untuk makan lagi. Tanpa tambahan lauk pun makanan ini tetap lezat. Karena yang membuat spesial makanan ini terletak pada sambalnya. Istimewanya, sambal baru diulek saat ada yang pesan nasi tempong sehingga lebih terasa pedas dan segar yang seolah ‘menampar’ lidah.

Nasi Tempong Mbok Wah menyajikan beragam lauk seperti ikan goreng, udang goreng tepung, paru, cumi hitam, dan sate telur puyuh serta aneka sayuran rebus.

Selain sambal, semua bahan nasi tempong juga harus segar. Oleh karena itu, Nasi Tempong Mbok Wah selalu menyiapkan bahan baru. Pasalnya kalau diinapkan, rasa bahan akan berubah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *