DENPASAR|PARADISO.CO.ID – Universitas terkemuka di Bali, Universitas Udayana,i kini telah memiliki nahkoda baru. Kabar gembira itu tersebut terbersit kala Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim melantik Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.IPU, sebagai Rektor Universitas Udayana (Unud) masa bakti 2021-2025 pada Selasa (24/8). Prof Gde Antara dikukuhkan sebagai Rektor Unud oleh Menteri Nadiem Makarim secara virtual.
Saat pelantikan Nadiem berharap agar Prof Antara melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Rektor harus bisa menjadi duta untuk kampus merdeka. Ia meminta agar rektor bisa memberikan kesempatan beasiswa kepada mahasiswanya untuk terus berinovasi.

Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.IPU. FOTO – IST.
“Pastikan perguruan tinggi yang saudara pimpin, akan menghasilkan para calon profesional yang cerdas dan berkarakter,” ucap Nadiem sambil mengucapkan terimakasih dan berharap kepada mantan Rektor Raka Sudewi bisa terus berkarya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sementara itu, Rektor Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.IPU., menyampaikan terimakasih kepada mantan rektor Prof Raka Sudewi, yang telah memberikan pembelajaran kepadanya selama ini. Untuk itu pihaknya akan tetap melanjutkan capaian yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Capaian yang sudah diraih sebelumnya akan kita lanjutkan, dan akan kita terapkan di waktu yang akan datang,” katanya.
Kepada seluruh civitas akademika, pihaknya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya pemilihan hingga pelantikan ini. Begitu juga seluruh masyarakat, mudah-mudahan kehadiran Unud di tengah-tengah masyarakat, bisa lebih dirasakan. Karena Unud akan tetap hadir di tengah masyarakat, di setiap kesempatan dan di setiap sisi kehidupan, dalam membantu permasalahan yang ada di masyarakat Bali maupun masyarakat Indonesia.
“Mudah-mudahan Unud bisa menjalankan visi misinya untuk memberikan kesempatan belajar dan akses pendidikan kepada masyarakat,” harapnya.
Prof. Gde Antara yang merupakan lulusan S1 (Bachelor) di Sepuluh Nopember Institute of Technology (ITS), Surabaya, S2 di Nagaoka University of Technology (NUT), Nagaoka City, Japan dan S3 di Nagaoka University of Technology (NUT), Nagaoka City, Japan. ***
Editor – Igo Kleden

