Pariwisata Kuningan Siap Bangkit Pasca Pandemi Corona

Kuningan, Jawa Barat (Paradiso) – Badai pandemi corona menghantam berbagai sendi kehidupan, terutama sektor pariwisata yang terkena dampak langsung. Tidak terkecuali Kabupaten Kuningan di Jawa Barat. Puluhan destinasi wisata ditutup demi memutuskan mata rantai penyebaran virus, juga ratusan pekerja seni yang mesti terpaksa menganggur. Namun harapan bangkitnya pariwisata Kuningan kini terlihat, seiring telah dibukanya kembali tempat wisata tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Bupati Kuningan, Acep Purnama memastikan bahwa seluruh destinasi wisata di Kabupaten Kuningan telah menerapkan protokol kesehatan dengan tegas serta disiplin. Bahkan guna mensosialisasikan pentingnya memakai masker, kami membagikan masker kepada masyarakat yang tidak pakai masker akan tetapi per tanggal 28 (Agustus) besok kami akan mulai berlakukan tindakan yang tegas dengan tidak mengizinkan masyarakat tanpa masker untuk masuk ke kawasan wisata dan ekonomi di Kuningan,” jelasnya.

Kuningan yang memiliki 174 objek wisata ini, masih menurut Acep punya potensi lebih lagi untuk mengembangkan sektor pariwisata sekaligus ekonominya.

“Saya yakin bahwa Kuningan punya potensi untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonominya. Sebagai contoh di kawasan Gunung Ciremai yang punya peluang untuk menjadi kawasan wisata potensial dan dengan bantuan investasi dari pihak swasta maka kami akan dapat mewujudkan kawasan Gunung Ciremai yang lebih ramah wisatawan ke depannya,” ungkap Acep saat menerima kunjungan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf), Kamis (27/08/2020).

Bupati Acep menambahkan, pemkab Kuningan terus melancarkan berbagai strategi demi mempersiapkan sektor pariwisata Kuningan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini.

“Kami bersinergi dengan beberapa Kabupaten/Kota yang saling berbatasan langsung. Kami menamakan program ini, Kunci Bersama yang merupakan inisial dari 9 nama Kabupaten/Kota yang bersepakat saling bersinergi yaitu diantaranya Kab. Kuningan, Kab. Cirebon, Kota Cirebon, Kab. Ciamis, Kab. Brebes, Kab. Banjar, Kab. Majalengka & Kab. Pangandaran,” jelasnya.

Kesempatan sama, Ketua Forwaparekraf, Johan Sompotan menegaskan alasan Forwaparekraf memilih Provinsi Jawa Barat dan khususnya Kuningan dalam kegiatan ‘Press Tour & Seminar Series: Bandung, Kuningan dan Cirebon’ pada tanggal 27-30 Agustus 2020, karena jaraknya yang sangat dekat dari ibukota Jakarta. Sementara Kuningan dipilih karena merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat dengan destinasi wisata alam yang potensial. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *