Hadirnya Katanglingga Resort Menambah Ragam Pariwisata Kepri

Batam, Kepulauan Riau (Paradiso) – Pariwisata Kepulauan Riau semakin menggeliat dengan hadirnya resort baru di Pulau Katang. Resort yang didesain dengan menyajikan keindahan laut ini memberikan ketenangan dan juga area privat bagi wisatawan. Dengan mengusung konsep kebudayaan lokal, resort ini rencana akan selesai dibangun pada tahun 2022.

Pulau Katang seluas 73 hektare tersebut memiliki terumbu karang yang melimpah, ditambah beragam satwa laut hingga spot menyelam dan memancing yang sangat menarik buat dikunjungi wisatawan.

“Saat pertama kali mendarat di sini, kami takjub luar biasa, ikan berenang bisa dilihat secara kasat mata, dan kami jatuh cinta dengan pulau ini,” kata Wagianto Angkasa Wijaya, Direktur PT Angkasa Wijaya Grup selaku investor Katanglingga Resort saat meninjau Pulau Katang, Jumat (9/10/2020).

Dalam peninjauan tersebut juga dihadiri Direktur Pemasaran Pariwisata Regional 1 Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, Kepala Dinas Pariwisata Lingga, Raja Fakhrurrazi, beserta rombongan media.

PT Angkasa Wijaya Group (AWG) setidaknya telah menyiapkan modal senilai Rp1,2 triliun untuk menyulap Pulau Katang di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Untuk tahap awal ini pihaknya mengucurkan Rp600 miliar untuk membangun sarana dan prasarana yang terdiri dari 105 resort, meliputi 10 private dan 95 publik dengan kisaran harga Rp5 juta hingga Rp25 juta, kemudian ada klub, restoran, dan pusat kebugaran.

Desain bangunan resor akan mengadopsi tema klasik yang bersinggungan dengan ciri khas budaya Melayu Kepri, seperti tanjak (topi melayu) dan gonggong (makanan laut) agar lebih ikonik dan unik, sehingga lebih menarik minat para wisatawan asing.

“Pembangunan tahap pertama ini ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan, dan langsung beroperasi,” tuturnya.

Selain mengandalkan pembangunan kawasan, Wagianto mengungkapkan bahwa yang tidak kalah penting ialah mengangkat kultur budaya daerah, contohnya tari-tarian.

“Kami siap berkolaborasi dengan warga lokal dalam hal mendorong pariwisata Pulau Katang agar mendunia,” ucap Wagianto

Dari segi transportasi, PT AWG sejauh ini sudah menyiapkan tiga kapal wisata Katang Lingga yang nantinya akan digunakan untuk antar dan jemput wisatawan dari Pulau Benan, Lingga. Jarak kedua pulau ini hanya sekitar 10 menit dengan menggunakan transportasi laut.

“Kapal reguler dari Batam dan Tanjungpinang menuju Kabupaten Lingga ada setiap hari. Kapal itu singgah ke Pulau Benan, nantinya wisman tingga menunggu di sana, kami siap antar dan jemput” imbuhnya.

Untuk listrik di Pulau Katang, bakal menggunakan mesin genset. Untuk limbah industri dan wisata PT AWG menggunakan teknologi dari Jerman.

Pihaknya juga berencana dalam enam bulan ke depan akan membuat film di Pulau Katung sebagai sarana promosi ke luar negeri bahkan hingga ke Tiongkok, Korea, dan Eropa. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *