Melakukan Rapid Test Covid-19, 15 Orang Reaktif di Pengadilan Negeri Denpasar

PARADISO.CO.ID I DENPASAR – Pengadilan Negeri Denpasar menjalankan protokol kesehatan dengan cara rapid test covid-19 pada hakim, panitera dan pegawai Pengadilan termasuk petugas kantin, namun dari 161 orang yang dilakukan rapid test terdapat 15 orang yang reaktif, Jumat (14/8/2020). 

Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Dr. Sobandi,SH.MH dalam penjelasannya menyebutkan ada 15 orang yang bekerja di lingkungan Pengadilan Negeri Denpasar yg reaktif saat di-rapid test,”jelasnya

Mengenai ke 15 orang yang reaktif tersebut rencananya sore ini akan dilakukan swab test, selanjutnya, untuk sementara mereka diistirahatkan di rumah masing-masing, sambil menunggu hasil swab test yang diperkirakan pada hari Senin mendatang. Jika hasil swab test negatif, maka mereka bisa langsung bekerja kembali, sementara apabila ada yang positif akan diistirahatkan selama dua minggu di rumah,”tutur Sobandi

“Ke 15 orang yang reaktif tersebut diantaranya hakim, pegawai Pengadilan, Panitera dan petugas kantin,” tegas Sobandi.

Ada pun pelaksanaan rapid test kali ini dalam rangka menjalankan protokol kesehatan sekaligus mengantisipasi, dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan Pengadilan Negeri Denpasar.

Ia menambahkan mengenai pembiayaan rapid test covid-19 saat ini adalah hasil kerja sama antara Pengadilan Negeri Denpasar dengan tim penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kota Denpasar,”imbuh Ketua Pengadilan Negeri Denpasar.

Sementara Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Denpasar Rotua Roosa Mathilda Tampubolon, SH.MH mengatakan jika ada yang keberatan mengenai pembiayaan swab test, maka dari kantor Pengadilan Negeri Denpasar bersedia untuk membantu,”katanya

“Kita tau yang reaktif itu belum tentu positif, penyakit ini bukan aib dan kita tidak perlu malu, malahan kita harus bersyukur bisa terdeteksi lebih dini, agar kita bisa memproteksi diri lebih awal,”ujar Mathilda.***

Penulis – Bene I Editor – Sonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *