Bak Film Action, Adegan Terjun Kelaut Dengan Sepeda Motor, Imigrasi : Deportasi Warga Rusia

PARADISO.CO.ID I DENPASAR – Di media sosial, pada Desember 2020 lalu viral pemberitaan seorang warga negara Rusia melakukan aksi berbahaya terjun ke laut sambil mengendarai sepeda motor.

Video tersebut menjadi trending topic pada media sosial, maupun media mainstream pada tanggal 15 Desember 2020.

Melalui akun Instagram @sergey_konsenko yang mengunggah video tengah melakukan aksi berbahaya dengan adegan terjun ke laut sambil mengendarai sepeda motor menjadi perhatian bagi pihak Imigrasi untuk mencari langkah-langkah khusus yang harus diambil terkait peristiwa itu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Bali, Jamaruli Manihuruk menjelaskan, terkait kasus tersebut setelah dilakukan pengecekan data perlintasan masuk terhadap warga negara Rusia yang bernama Sergei Kosenko,  yang bersangkutan masuk ke Wilayah Indonesia tanggal 31 Oktober 2020 melalui TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Soekarno Hatta dengan menggunakan Visa Kunjungan, dan Izin Tinggal Kunjungan yang bersangkutan berlaku sampai dengan tanggal 29 Desember 2020 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Januari 2021,”jelasnya saat jumpa pers di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Minggu, 24 Januari 2021.

“Berdasarkan data keimigrasian tercatat alamat Sergei Kosenko di Jalan Siligita Nusa Dua, namun yang bersangkutan mengaku tidak pernah mengetahui dan tidak pernah tinggal di alamat tersebut” tegasnya

Sergei Kosenko saat diperiksa mengaku sedang menyewa sebuah private villa di daerah Berawa, Canggu, yang bersangkutan juga pernah berpindah-pindah menginap di beberapa tempat di Bali dan Lombok, dan terakhir Sergei Kosenko tinggal di W Hotel Seminyak;

Dijelaskan pula, bahwa masih dalam proses pemeriksaan terhadap Sergei Kosenko, diketahui yang bersangkutan membuat ulah kembali dengan mengadakan party tanpa memperhatikan protokol Kesehatan di daerah Badung dan diunggah di akun Instagram @sergey_kosenko pada Senin tanggal 11 Januari 2021, kegiatan tersebut telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku salah satunya berupa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 02 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),”tutur Jamaruli

“Patut diduga Sergei Kosenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, yang menentukan bahwa Pejabat Imigrasi berwenang melakukan Tindakan Administratif terhadap Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak mentaati peraturan perundang-undangan,”pungkasnya

Selain itu, dari hasil pemeriksaan diketahui pula bahwa Sergei Kosenko telah melakukan kegiatan-kegiatan seperti menjadi seorang duta yang mewakili kegiatan dari perusahaan tertentu, yakni mengundang investor, dan menjadi seorang marketing.

Dengan mempromosikan produk sebuah perusahaan tertentu, yang dalam hal ini kegiatannya tidak sesuai dengan persetujuan telex visa B211B dibawah seorang penjamin dari sebuah PT.

“Patut diduga Sergei Kosenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a jo. Pasal 123 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” tegasnya

Atas pelanggaran yang dilakukan, maka Sergei Kosenko dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendeportasian dan Penangkalan sebagaimana diatur dalam Pasal 75 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Ditambahkan pula, pendeportasian dilaksanakan pada hari Minggu sore, 24 Januari 2021 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya menuju ke negara asalnya,”imbuh Jamaruli***

Penulis – Bene I Editor – Sonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *