Home Kasus Edyanto Silalahi : Hukum Yang Jadi Panglima, Bukan Manusia Yang Dipaksakan Menjadi “Panglima Hukum”

Edyanto Silalahi : Hukum Yang Jadi Panglima, Bukan Manusia Yang Dipaksakan Menjadi “Panglima Hukum”

by sonny sonny

PARADISO.CO.ID I DENPASAR – “Hukum Yang Jadi Panglima, Bukan Manusia Yang Dipaksakan Menjadi Panglima Hukum” kalimat tersebut diucapkan secara tegas oleh Edyanto Silalahi, SH sebagai kuasa hukum tergugat Rolf Steffen Gornitz warga Negara Jerman.

Majelis Hakim yang diketuai oleh I Made Pasek dalam amar putusannya menyatakan gugatan tidak dapat diterima,”jelasnya saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Denpasar 14 Desember 2020 .

Tentunya, penantian panjang yang berujung sebuah kekecewaan bagi penggugat, dikarenakan Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan putusan tidak dapat diterima atau NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) terhadap gugatan wanprestasi penggugat. Namun sebelumnya, penggugat sangat optimis bisa memenangkan kasus ini, hal itu dibuktikan dengan adanya judul berita tanggal 14 Desember 2020 di salah satu media online yang menuliskan judul “Togar Situmorang Optimis Menangkan Gugatan Waprestasi”.

Karena itu, Edyanto mengapresiasi kepada majelis hakim yang dengan cermat mempertimbangkan secara utuh gugatan tersebut, serta tidak menerima gugatan penggugat.

Sedangkan mengenai pemberitaan dibeberapa media online menurut Edyanto pernyataan pihak penggugat tersebut menunjukan adanya rasa tertekan dalam beberapa hal, baik itu dari segi pidana maupun keperdataan, “mungkin dia merasa galau sehingga membuat statemen-statemen yang menyenangkan diri sendiri, jadi tidak ada efeknya yang dia lakukan baik di kepolisian maupun di pengadilan. Itu hanya halusinasi, jadi dia berhalusinasi membuat senang diri sendiri saja”jelasnya

Baca Juga:   Menparekraf Tegaskan Pentingnya Peran Anak Muda di Industri Kreatif

Ditambahkannya pula, dengan adanya putusan pengadilan tersebut ia berharap pihak polisi dapat menilai dan mempertimbangkan untuk meningkatkan laporan polisi yang sedang diproses saat ini di Polresta Denpasar. “jadi kita juga mengharapkan kepada pihak kepolisian untuk dapat melanjutkan laporan pidana tersebut,”imbuhnya.***

Penulis – Bene I Editor – Sonny          

Berita Terkait

Leave a Comment