Nyoman Nadayana Layangkan Surat Terbuka Kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Karena Belum Menerima Relaas

PARADISO.CO.ID I DENPASAR-I Nyoman Nadayana, SH. MM yang dipercayakan sebagai kuasa hukum Wayan Setia Darmawan pada kasus SMH Nomor 841/Lukluk dengan luas tanah 4250 m. Menayangkan surat terbuka karena belum menerima relaas dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas putusan Pengadilan Tinggi Denpasar tanggal 20 November 2019. Nomor 118/PDT/2019/PT DPS.

Sehubungan dengan putusan Pengadilan Tinggi Denpasar tanggal 20 November 2019. Nomor 118/PDT/2019/PT DPS, dengan amar putusan  niet ontvankelijke verklaard atau NO pada kasus SMH Nomor 841/Lukluk dengan luas tanah 4250 m.

Kuasa Hukum I Nyoman Nadayana, SH. MM mengajukan surat terbuka mempertanyakan relaas atau pemberitahuan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, karena hingga saat ini pihaknya tidak pernah menerima relaas atau pemberitahuan tersebut.

Dalam penjelasannya ia menerangkan sudah 5 bulan lamanya sejak ada putusan PT Nomor 118/PDT/2019/PT DESEMBER pihaknya tidak pernah menerima relaas, hal tersebut disebabkan Pengadilan Negeri Denpasar belum menerima relaas dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,”jelas Nadayana

Nadayana mengaskan pula bahwa pihaknya sudah berkali-kali berkoordinasi dengan panitera Pengadilan Negeri Denpasar untuk mengetahui relaas itu. Namun, Panitera Pengadilan Negeri Denpasar dengan segala usaha mrk telah mengirim surat resmi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tetapi belum juga ada balasan surat yang diterima Pengadilan Negeri Denpasar,”tegasnya

“Relaas tersebut sangat penting bagi kami untuk mengetahui poin-poin apa saja yang dicantumkan, sebagai bahan pertimbangan,”cetusnya

Selanjutnya, Nadayana dalam surat terbukanya menyampaikan juga penting relaas tersebut guna mengetahui isi dari poin-poin yang dicantumkan di dalamnya, untuk mengantisipasi serta bagaimana mengambil langkah selanjutnya berkaitan dengan kasus yang dipercayakan kepadanya,”kata Kuasa Hukum Wayan Setia Darmawan

“Jelas kami tidak bisa berbuat apa-apa karna tidak tau apa isi relaas itu,”ucap Nadayana Sebelum mengakhiri penjelasan surat terbuka, ia menghimbau kepada Mahkamah Agung dalam surat terbukanya agar dapat memperhatikan hal-hal yang substansial seperti itu, karena relaas adalah suatu pemberitahuan resmi yang juga vital memuat poin-poin yang penting untuk diketahui pihak-pihak terkait.*

Penulis – Sonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *