Erwin Siregar Laporkan Rumah Sakit Ternama ke Polda Bali

PARADISO.CO.ID I DENPASAR – Erwin Siregar Kuasa Hukum dari Putu Diana Ekawati melaporkan salah satu rumah sakit ternama di Denpasar ke Polda Bali. Diduga terjadi kelalaian saat melakukan operasi oleh salah seorang dokter  dari rumah sakit tersebut, sehingga pasien Putu Diana Ekawati harus menjalani operasi selama 7 kali selama setahun.

Putu Diana Ekawati, saat didampingi kuasa hukumnya Erwin Siregar, SH,MH dkk,  Rabu, 11 November 2020, dalam pernyataan persnya menjelaskan bahwa persoalan ini harus dibawa ke ranah hukum, guna mendapatkan keadilan, dikarenakan telah beberapa kali melakukan pertemuan namun tidak terjadi kesepakatan dengan pihak manajemen rumah sakit.

Erwin juga menegaskan secara resmi telah melaporkan rumah sakit tersebut ke Polda Bali dengan Nomor Reg Dumas/450/XI/2020/Dit Reskrimum 11 November 2020.

Mengenai dugaan malpraktek yang terjadi pada kliennya Putu Diana Ekawati, berawal operasi Laporoskopy ( tumor/myom) dimana tumbuh daging di Rahim, dan dilakukan tindakan operasi di salah satu rumah sakit ternama di Denpasar tanggal 9 Nopember 2019 lalu.

Dalam operasi tersebut diduga salah seorang dokter telah lalai menanganinya sehingga menyebabkan terpotongnya saluran kencing, dan terjadi infeksi sepsi terhadap pasien.

Menurut Erwin Siregar, setelah operasi klienya mengalami sakit, mengigil, sesak nafas hingga muntah-muntah. Hal yang tidak biasa terjadi pada klienya juga  dimana saat mengeluarkan kotoran yang seharusnya lewat lubang anus justru keluar melalui vagina.

Sementara menurut direktur rumah sakit ternama, saat penjelasan pers pada 13 November 2020 menyebutkan bahwa Putu Diana Ekawati adalah salah satu pasien di rumah sakit yang dipimpinnya, dan mengenai keluhan yang terjadi pada pasien, pihak rumah sakit melalui dokter yang menanganinya telah melakukan upaya maksimal sesuai dengan kompetensinya, juga telah melakukan upaya optimal sesuai standar pelayanan medis yang ada,”jelasnya

Adapun kondisi yang terjadi pada pasien Putu Diana Ekawati, kami secara internal telah melakukan audit medis, jadi secara medis kami sudah melakukannya,  dimana berdasarkan audit medis yang dilakukan, hal tersebut merupakan satu resiko medis. Dimana resiko medis itu bersifat sangat individual, dan resiko medis yang terjadi pada pasien tersebut telah kami tangani,”tutur direktur rumah sakit ternama itu.

Mengenai laporan polisi dari pasien Putu Diana Ekawati bersama kuasa hukumnya ke Polda Bali, menurut direktur rumah sakit ternama, itu merupakan hak pasien dan kita menghormati proses tersebut, dan kami dari pihak rumah sakit telah menunjuk lawyer untuk menangani hal ini.***

Penulis – Bene I Editor – Sonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *